Translate
Senin, 07 Desember 2020
Kamis, 13 Februari 2020
Jaga Kesehatan
2. Buah : pisang dan apel
3. Lauk : ikan, udang, cumi, rumput laut
4. Susu : yg terbuat dr keju dan yogurt (hindari susu mentah, disarankan khusus susu ibu hamil)
5. Kacangan dan Sereal
6. Banyak minum air putih
7. Hindari makanan pedas, makanan digoreng, minuman soda, makanan mentah (termasuk telur)
8. Tidak boleh menahan buang air kecil
9. Menghindari stress
10. Hindari cairan kimia (seperti pembersih) dan make up berlebihan
11. Hindari minum obat
12. Tidur teratur
Kamis, 16 Januari 2020
my 33th
kalau tahun 2019 ingin dilupakan,
tahun 2020 tidak memikirkannya sama sekali..
oh why? sempat aku bertanya kehatiku beberapa hari sebelum hari ini.
kok seperti tidak ada spesialnya lagi tgl ini..
oh iya, karna status yg ternyata membuatnya jadi terasa beda!
kalau status sebelumnya, akan kepikiran usia yg terus bertambah tapi masih sendiri.
jadi mempersiapkan hati dan memupuk pertahanan untuk setiap pertanyaan : "kapan menikah?"
dan kali ini, pertanyaan itu ternyata tidak akan pernah muncul lagi..
*kok serasa ada perasaan merdeka gitu ya.. :-D
ahh,, aku jd kepikiran banget: "betapa terbebannya ternyata seseorang jika selalu dihadiahi pertanyaan "kapan menikah" itu ya. sampe usia bertambah pun, hal yg dibayangi adalah pertanyaan itu.. bagaimana supaya kita selalu punya alasan yg tepat jika itu selalu jd pembahasan trend bagi mereka yg kepo (bagiku kepo sih)
karna ketika kita menikah, mereka yang suka bertanya "kapan nikah" itu belum tentu orang yg akan menemanimu dalam mempersiapkan pernikahanmu, atau juga belum tentu hadir dan terlibat dipernikahanmu, atau mereka justru tidak pernah membawa namamu didalam doa mereka :-)
memang manusia tipe kepo aja sih (termasuk aku didalamnya)
suka banget mempertanyakan hal-hal yang justru kadang sudah tau jawabannya tapi suka aja nanya tanpa mikir perasaan orang yang ditanya hahaha (aku perlu bertobat ini).
so,, dear sodara-sodara yang berada dititik yg pernah aku alami: "abaikan aja setiap pertanyaan itu, minta aja mereka berdoa khusus untukmu. jika waktunya tiba, undangan akan datang kok" hahaha
biarin aja dianggap sombong ^_^
kok jd cerita tentang masa lalu ini ya, padahal harusnya tentang 33 ya :-)
terimakasih usia 32 yang telah terlewati dengan baik, hingga bisa masuk usia 33...
(eh salon kemaren gak nyangka dgn usiaku, dikira masih 27 *katanya) wekeke
terimakasih 32 tahun yang telah Tuhan percayakan untuk dijalani dengan baik..
dan bersyukur jika angka 33 ini, sudah bisa berdampingan bersama pasangan hidup.
itu sudah lebih dari cukup bagiku saat ini ya..
tak akan terdetail lagi baiknya Tuhan bagiku! dang tarpajojor be i ateh
biarlah saat ini, aku mensyukuri saat ini dulu, mensyukuri usia bertambah dan mensyukuri untuk keluarga yang terus mendukung dan baik padaku.
dan aku juga bersyukur sudah diberikan keluarga baru untukku (Hutasoit Family)
bersyukur juga buat sahabat dan teman yang masih bertahan sampai saat ini mengasihiku, dan ada bagiku.
bersyukur untuk pendampingan dan dukungan terus aku terima dari keluarga, sahabat, teman pelayanan, dan semuanya....
doaku,,,
kiranya kasih dan cinta keluarga (Panjaitan & Hutasoit) tidak lekang dariku, kami tetap saling mengasihi dihari esok dan selamanya
kiranya kasih dan cinta sahabat dan teman yg masih bertahan saat ini, tidak lekang juga. kiranya Tuhan tetap menjaga mereka ada untukku,kiranya kasih dan cinta suamiku tetap sama kini dan selamanya, demikian juga cintaku padanya (eak)
diatas semuanya,, biarlah cinta dan kasihku kepada Tuhan semakin bertambah, supaya aku bisa mengasihi sekitarku seperti Tuhan telah mencintaiku..
Terimakasih Tuhan..
Selasa, 12 November 2019
12 Nov 2019
Bagaimana jika aku benar kehilangannya?
seberapa kuat kah aku akan melewatinya?
apakah aku benar-benar ingin kehilangan dia?
kenapa begitu mudah bagiku untuk berkata: "ayok kita akhiri semua ini"
tidak ada kah artinya komitmen dan cinta kita lewati selama ini bagiku?
Minggu, 10 November 2019
Tokoh Ayub
Orang Benar tetapi menderita
Ayub 1:1-9
Kalau menderita, untuk apa jd orang benar?
Bertolak belakang dgn teologi kemakmuran.
Orang benar tidak selalu hidup dalam zona nyaman.
Mengikut Yesus justru mengorbankan diri
Fokusnya bukan lagi diri sendiri, tapi apa yg menyenangkan Tuhan.
1.Siapa orang benar itu?
Menderita bukan selalu kalau kita adalah orang benar.
Ayub 1:1-3
- Org saleh : kematangan rohani dan integritas hidupnya
- Jujur : menghapi hidupnya dalam cara Tuhan, lurus ikut jalur
- Takut akan Allah : dasar dari Hikmat dan Pengetahuan
- Menjauhi kejahatan : menyingkir / pergi
Dimana mana kejahatan ada.
Orang benar harusnya menjauhi darisana. Seperti ayub
Ayub 1:28
"Hamba Allah"
Dalam percakapan Allah dengan Iblis.
Iblis : berkeliling dan menjelajah artinya iblis tidak maha hadir
Iblis punya kuasa tp tidak maha hadir (bd 2 Petrus)
Ayub : hamba Allah
HambaKu dlm Bhs Ibrani : "ebed" = budak laki
Ayub adalah budak Tuhan, millik Tuhan.
Hamba artinya sbg status Ayub dimata Tuhan
Apa yg Tuhan lihat dari Ayub?
Bukan harta dan kekayaannya tp kesalehan Ayub.
Sama seperti kita, Tuhan tidak melihat kita dari harta duniawi.
Apa yg sedang kita perjuangkan saat ini?
Yg menurut kita, yg dipandang Tuhan, yg disenangkan Tuhan?
Apakah cara hidupmu sama dimanapun?
Dipelayanan dan dirumah? Misalnya.
Ayub "hamba Tuhan"
> pribadi yg mjd milik Tuhan
> melayani Tuhan
> menyenangkan Tuhan
Ayub bukan seorang nabi yg diutus Tuhan ke bangsa israel.
Didalam Alkitab, Ayub disebut hanya sebagai hamba Tuhan.
Hamba Tuhan bukan ttg jabatan (pendeta, pelayan gereja, dll) tapi status. Mengerjakan pelayananmu sbg org percaya.
Ketika seseorang tidak melayani, maka pertumbuhannya akan berhenti.
Melayani lah sesuai dengan kapasitasmu.
Tuhan tidak akan banggamu karna hartamu tp kesalehan dan cara hidup.
Apa skrg yg dibanggakn Tuhan darimu sendiri?
Apakah kita sdg fokus dgn karir karir dan karir?
Sehingga menghambat kita utk melayani?
2. Mengapa orang benar itu menderita?
Sumber penderitaan :
- dosa (kej 3, roma 6:23)
Setiap kesalahan akan ada konsekuensinya
- iblis (1 ptr 5:8)
Iblis adlh musuh yg setia
Ketika iblis diusir dlm nama Yesus, dia akan pergi. Tp dia akan datang lagi.
Dia tidak akan berhenti.
Yg tidak Tuhan izinkan kpd Iblis adalh nyawany.
Iblis membunuh harapan dan iman ayub tp nyawa tidak.
- karunia Allah (Fil 1:29)
Ayub 1:12
penderitaan dalam hal ini bukan kutukan tp kehormatan Allah karna merupakan karunia Allah.
Menjalani hidup jangan lihat sekarang, tp lihat hasilnya nanti.
Ayub tidak mengerti maksud Tuhan, tp dia tetap memilih percaya kepada Tuhan.
Dan ini bukan hal gampang utk kita alami..
3. Bagaimana orang benar menghadapi penderitaannya?
Ayub 1:20-22
- ayub berdiri (rela menghadapi, ikhlas menghadapi persoalannya)
- koyak jubahnya (menunjukkan luka yg dalam, kesedihan yg sangat dalam)
- cukur kepala (rambut tanda kemuliaan)
- sujud ditanah (sujud kepada Allah)
4. Apa maksud Allah dalam penderitaan orang benar?
> melatih dan memurnikan Iman
Ayub 1:9
Kenapa Tuhan perlu menguji kalau Tuhan maha tahu?
Bukan supaya Tuhan tahu, melainkan supaya dunia tahu ttg iman percaya Ayub (bd abraham)
Penderitaan terkadang membuat kita semakin banyak berdoa.
Membawa kita kepada nikmatnya bersekutu dengan Tuhan.
Tidak usah mencari penderitaan, nti Tuhan akan mendatangkan sendiri
> menjadi teladan bagi generasi selanjutnya
Ibrani 11
Apakah pergumulanmu, penderitaanmu, sudah membuatmu menjadi teladan bagi org lain?
> membawa orang pada pengenalan akan Allah
Ayub 42:5
Penderitaan itu berharga, karna Tuhan akan memakainya semakin pengenalan kita kepada Allah.
Membuat kita semakin mengenal Allah scr pribadi, semakin dekat kepada Tuhan.
Kalau kamu punya pergumulan, jangan lari.
Karna tidak ada yg secara kebetulan.
Tuhan punya maksud dan tujuan.
Ketika punya pergumulan, tidak hanya mnyampaikan kpd org, mendengar org lain. Tp berbicaralah kepada Tuhan dan mendengar apa kata Tuhan.
Menderitalah dengan terhormat
Bergumullah dengan terhormat,
Bukan lagi karna dosa
Tp krn karunia Allah
By Pdt.Manner Saragih